Febri Diansyah: Jangan Seret KPK ke Pusaran Politik. KPK Tetap Independen

Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais berjanji memenuhi panggilan kasus dugaan penyebaran berita bohong alias hoax yang dilakukan Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya pada Rabu (10/10). Kendati demikian, dia mengancam akan membongkar berbagai perkara lama di Komisi Pemberantasan Korupsi.

Menanggapi itu, juru bicara KPK Febri Diansyah meminta agar Amien Rais tidak menyeret KPK ke persoalan dirinya maupun urusan politik.

Febri Diansyah: Jangan Seret KPK ke Pusaran Politik. KPK Tetap Independen

"Kontestasi politik yang sedang berjalan saat ini kami harap pihak lain untuk tidak coba menarik KPK dalam lingkaran, apa lagi pusaran politik, karena kami tidak akan terpengaruh dengan upaya tersebut. KPK tetap independen dari aspek politik," ujarnya pada awak media, di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (9/10).

Selain itu, mantan aktivis ICW ini juga mempertanyakan apa maksud dari Amien Rais yang berusaha mengaitkan KPK dengan pemanggilan Amien di Polda Metro Jaya dalam kasus hoax Ratna. Dia meminta agar Amien fokus saja kepada kewajiban untuk memenuhi panggilan tersebut.

"Saya kira mungkin akan lebih baik saksi yang dipanggil untuk datang dan fokus pada konteks perkara terkait. Aneh kalau tiba-tiba mengkaitkannya dengan institut lain seperti KPK," tukasnya.

Kendati demikian, Febri berharap dan membuka pintu dengan lebar bila Amien Rais ingin membantu pengungkapan perkara korupsi. Namun, Amien perlu menyerahkan bukti-bukti valid terkait perkara korupsi yang ingin diungkapnya.

"Kalau memang ada bukti yang valid saya sebut bukti yang valid karena jangan sampai kemudian hanya klaim. Silahkan saja disampaikan pada KPK," ucapnya.

"Kami pastikan akan melakukan telaah untuk semua laporan masyarakat yang masuk. Kalau ada buktinya akan diproses lebih lanjut. Kalau tidak ada buktinya akan disampaikan pada pihak pelapor," pungkasnya.

Sebelumnya, Amien Rais telah melakukan pertemuan tertutup dengan seluruh perwakilan Koalisi Indonesia Adil Makmur di Jakarta, Senin (8/10) malam. Pertemuan tersebut diketahui membahas tentang pemeriksaan Amien di Polda yang rencana akan dilaksanakan pada Rabu (10/10) mendatang.

Dikonfirmasi usai pertemuan, Amien mengaku bakal memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada waktu yang telah ditentukan.

"Saya akan datang di Polda," kata Amien saat jumpa pers dengan awak media.

Tak hanya itu, mantan Ketua MPR itu juga akan mengungkapkan fakta mengejutkan pada pemeriksaanya di Polda mendatang. Bahkan menurut ayah Hanum Rais itu, fakta yang diberikannya akan menarik perhatian publik secara luas.

"Saya akan membuat fakta yang Insya Allah akan menarik perhatian. Nah, yang ini hubungannya tentang penegakan hukum dan korupsi yang sudah mengendap lama di KPK. Akan saya buka pelan-pelan," jelasnya.

No comments