Ini Dia Tanggapan PKB Terkait Embel-Embel Santri Yang Di Sematkan Pada Sandiaga Uno

Tanggapan PKB Terkait Embel-Embel Santri Yang Di Sematkan Pada Sandiaga Uno

Sebutan ulama untuk calon wakil presiden Sandiaga Uno menuai kontroversi. Beragam tanggapan pun bermunculan. Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding mengatakan pemberian gelar ulama untuk calon wakil presiden sebutan ulama untuk Sandiaga Uno adalah sesuatu yang aneh.

Menurut Karding, tidak ada gelar ulama yang disematkan begitu saja untuk seseorang. Begitupun tidak ada sesuatu yang disebut sebagai honoris Ulama.

"Aneh-aneh saja sekarang. Ada santri post-islamisme itu saya nggak ngerti apa artinya itu," kata Karding di posko Cemara 19, Jakarta, Selasa 18 September 2018.

Karding mengatakan pihaknya akan mengingatkan publik supaya tidak tertipu oleh simbol-simbol agama yang banyak digunakan pihak-pihak tertentu dalam masa kampanye. Menurut dia, dalam masa kampanye begitu banyak pihak yang mengklaim bahwa dirinya adalah tokoh agama, berpolitik atas nama agama, dan perwakilan suatu agama tertentu.

"Padahal ya nggak pernah melaksanakan syariat-syariat agama, shalat aja jarang-jarang," ujarnya.

Bakal calon wakil presiden Ma'ruf Amin mengatakan masyarakat yang mempertanyakan sebutan ulama untuk Sandiaga Uno hendaknya bertanya kepada pihak yang memberi sebutan pertama kali.

"Yang bilang ulama itu siapa? Tanya sama dia," kata Ma'ruf seusai menghadiri pertemuan Komunitas Muda Amin di Sofyan Hotel, Jakarta, Selasa 18 September 2018.

Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli mengatakan koalisi di kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno hanya mempermainkan ulama. Menurut dia, hal ini menggelikan sekaligus menyebalkan.

"9 Agustus Presiden PKS menyebut Sandiaga Uno santri post-islamisme, kini tokoh PKS Hidayat Nur Wahid sudah mengangkat Sandiaga Uno jadi ulama, ini menggelikan dan menyebalkan," kata Guntur dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa 18 September 2018

No comments